Stock Opname Perpustakaan Mengganggu Mahasiswa

No Comment Yet

Mahasiswa tak bisa mengakses perpustakaan hingga akhir April karena Stock Opname

 

Stock Opname perpustakaan merupakan suatu kegiatan pengecekan ulang koleksi buku secara menyeluruh: apakah yang ada di rak sesuai dengan data yang ada. Kegiatan ini dilaksanakan secara rutin dalam jangka waktu tertentu.

Menurut ilmu perpustakaan, idealnya dilakukan setiap setahun sekali. Akan tetapi, waktu pelaksanaannya bergantung pada putusan kepala perpustakaan.

Perpustakaan di universitas, pada umumnya melakukan stock opname pada saat liburan semester. Hal itu ditujukan agar menghindari kedatangan pengunjung, sebab pada saat stock opname, keadaan rak buku harus rapih sesuai tempatnya. Maka dari itu, layanan perpustakaan ditutup selagi kegiatan tersebut dilaksanakan.

Namun, Unit Pelayanan Terpadu (UPT) Perpustakaan Universitas Negeri Jakarta (UNJ) melakukan stock opname saat kegiatan perkuliahan aktif.

Kepala UPT Perpustakaan UNJ, Rita Jenny, memutuskan untuk melakukan stock opname di April mendatang. Pada 20 – 31 Maret dilaksanakan persiapan stock opname sehingga hanya layanan di lantai 5 dan 6—bagian jurnal, skripsi, tesis, dan disertasi—yang masih buka.

Di bulan April, seluruh layanan ditutup. Pihak UPT Perpustakaan tidak melayani peminjaman, perpanjangan waktu, dan pengembalian buku selagi melakukan persiapan dan stock opname.

Ia mengaku mendapat surat perintah untuk stock opname dari Barang Milik Negara (BMN) pada Januari lalu. Surat tersebut merupakan kiriman dari Badan Pemeriksa Keungan (BPK), yang kemudian diajukan kepada Kementerian Riset dan Teknologi-Pendidikan Tinggi (Kemenristek-dikti) sampai akhirnya masuk ke BMN.

BPK meminta pihak UPT memeriksa seluruh barang, termasuk koleksi buku. Menurutnya, BPK khawatir jika adanya kecurangan dalam pemakaian anggaran negara.

Berdasarkan keterangannya, data dari hasil pemeriksaan harus sudah ada sebelum Desember 2017 sesuai dengan tuntutan BPK. Maka dari itu, ia memilih akhir Maret hingga April untuk stock opname sekalipun perkuliahan sedang aktif. “Jika ada mahasiswa yang mau meminjam buku, bisa datang ke perpusnas (red-perpustakaan nasional)  atau cari e-book di Internet,” tutur Rita.

Pernyataan Rita diamini oleh Ummi, Kepala Subbagian Tata Usaha (Kasubag TU) UPT Perpustakaan. Mau tak mau mahasiswa harus berinisiatif mencari buku di luar kampus. Ia merasa stock opname dari bulan ini memang waktu yang tepat. “Kalai Mei-Juni itu bulan puasa. Kalau Juli terlalu mepet,” katanya. Sebab, sebelum Desember, data harus diberikan ke BPK. Menurutnya, stock opname membutuhkan waktu yang lama.

Berdasarkan keterangan Rina Kusniwati, selaku Koordinator Layanan Pemakai, stock opname memang membutuhkan waktu yang lama. Pun tenaga dan ketelitian dalam melaksanakannya. Maka dari itu, perpustakaan ditutup demi kelancaran stock opname. Akan tetapi, ia agak menyayangkan jika stock opname dilakukan sekarang. Sebab, perkuliahan sedang aktif. Biasanya banyak mahasiswa datang ke perpustakaan—entah untuk belajar atau apa.

Ia mengaku bahwa pihaknya sempat mengajukan agar stock opname dilaksanakan ketika libur semester. “Paling tidak menjelang Agustus atau November,” ucapnya. Akan tetapi, sudah telanjur ditetapkan pada Maret hingga April ketika perkuliahan sedang aktif.

Beberapa mahasiswa mengeluh karena perpustakaan tutup. Salah satunya Alif Romdhan, mahasiswa tingkat akhir prodi Pendidikan Biologi. Ia mengaku membutuhkan buku-buku di lantai 3 untuk sekadar membaca dan referensi tugas. “Sekarang ini (perpustakaan) tutup. Padahal perkuliahan sedang aktif,” ujarnya.

Tak hanya Alif, Ana Triana, mahasiswi prodi Sosologi Pembangunan, pun merasakan hal serupa. Menurutnya, penutupan perpustakaan sekarang ini bisa menghambat kegiatan perkuliahan. Sebab mahasiswa banyak yang mencari referensi untuk tugas, berdiskusi, atau mengerjakan tugas kelompok di perpustakaan.”Kalau perpustakaan tutup, kita (mahasiswa)  bingung,”ujar Ana. Ia menambahkan memang referensi bisa diunduh melalui internet. Akan tetapi, perpustakaan merupakan tempat alternatif untuk mengerjakan tugas kelompok.(LH)

 

LPM DIDAKTIKA
Up Next

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *