Latest on Puisi

Kok Demo Lagi?

karya Ahmad Sajali*   Kok Demo Lagi? Gue kira semua selesai ketika ada permintaan maaf dari Ronny. Maaf yang hadir bukan di...

Yang Berharga

yang berharga milikku dan kaumku dijualbelikan dalam sebuah peraturan   yang mencuri didiamkan yang dicuri diminta pertanggungjawaban atas segalanya   Nona-nona yang...

Nama Tak Bertuan

    Di atas tanah itu tadinya banyak ditabur harapan Tentang kehidupan yang beroleh nafas darinya Agar senyum tak sekadar menjadi angan...

Sajak Kegelisahan

Ada resah, Ada gelisah, Merisau, Mengharu, Bergeming, Mendenting, jam dinding searah dengan detak jantung. Melampiaskan, kecemburuan pada  kegelisahan, ketidaknyataan, kealpaan, kebimbangan dengan...

Obituariumku

  Biar ku tulis sendiri, berita tentang kematianku. Biar terpampang di halaman depan koran, berita tentang keputusasaan. Biar kujewantahkan duka cita, berita...

Jatuh

Aku… Kenapa dengan mu? Aku Jatuh… Jatuh apa? Ya aku jatuh… Bicara yang jelas! Ya aku jatuh cinta. Jatuh Cinta? Pada apa?...

O’ La La

O’ la la banyak sudah kata-kata terbuang tanpa makna celoteh kanan celoteh kiri di atas berteriak di bawah tak mau diam O’...

Tuhan ada dimana

Ku bertanya pada seorang pengembara “dimana tuhan berada” Sang pengembara menjawab “carilah sendiri jawabannya” Ku bertanya pada seorang penyair “dimana tuhan berada”...

Sunter yang berduka

Kini sunter berduka Mengapa dia berduka? Dia merintih Karena tubuhnya tak hanya dipaksa menolong manusia Tapi dipaksa jadi pengumpul barang-barang hasil buangan...

Bersetubuh dengan Tuhan

Tuhan, izinkan aku bersetubuh Disemua sudut di negri ini Manusia tengah khususk berdoa Diatas kursi kepongahan, laki-laki berja berdoa “tuhan, izinkan aku...