Latest on Puisi

Bapak Saya

Bapak saya orang teranyar di kampus. Kerjanya ngurus uang terus. Jangan salah, nasibnya tidak lebih bagus dari tukang becak.   Bapak saya...

Pak Menteri

Pak menteri.. Ceritakanlah padaku tentang maksud pendidikan gratis itu.. Katanya.. pendidikan itu gratis, bagiku Bagi Warga Negara Indonesia lainnya juga Tetapi.. Kenapa...

Bejat

Senyum itu.. katanya itu akibat mereka Tawa itu.. Katanya itu akibat mereka pula   tapi tangis itu.. tak ada yang mau mengakui...

Kok Demo Lagi?

karya Ahmad Sajali*   Kok Demo Lagi? Gue kira semua selesai ketika ada permintaan maaf dari Ronny. Maaf yang hadir bukan di...

Yang Berharga

yang berharga milikku dan kaumku dijualbelikan dalam sebuah peraturan   yang mencuri didiamkan yang dicuri diminta pertanggungjawaban atas segalanya   Nona-nona yang...

Nama Tak Bertuan

    Di atas tanah itu tadinya banyak ditabur harapan Tentang kehidupan yang beroleh nafas darinya Agar senyum tak sekadar menjadi angan...

Sajak Kegelisahan

Ada resah, Ada gelisah, Merisau, Mengharu, Bergeming, Mendenting, jam dinding searah dengan detak jantung. Melampiaskan, kecemburuan pada  kegelisahan, ketidaknyataan, kealpaan, kebimbangan dengan...

Obituariumku

  Biar ku tulis sendiri, berita tentang kematianku. Biar terpampang di halaman depan koran, berita tentang keputusasaan. Biar kujewantahkan duka cita, berita...

Jatuh

Aku… Kenapa dengan mu? Aku Jatuh… Jatuh apa? Ya aku jatuh… Bicara yang jelas! Ya aku jatuh cinta. Jatuh Cinta? Pada apa?...

O’ La La

O’ la la banyak sudah kata-kata terbuang tanpa makna celoteh kanan celoteh kiri di atas berteriak di bawah tak mau diam O’...