#cerpen

Sama Saja

Pagi masih remang, cahaya matahari baru sedikit mengintip. Jam dinding usang di pos ronda sederhana berwarna hijau itu baru menunjukan pukul 06:00....

Antara Aku, Kau dan Tragedi

Pagi itu bulan Agustus 1964, remaja bertubuh kurus bangun dari tidurnya, seperti biasa ia menjalani hidup sebagai koki. Walau hanya koki di...

Suhaeni dan Senyumannya

Senyum dikenal sebagai respon atas kebahagiaan. Maka dari itu dia akan terus tersenyum dan menyebarkannya. Sudah hampir 24 tahun Suhaeni mengajar di...

Tutu Ingin Kuliah

Suasana berdebu di jalanan Jakarta membuat Tutu menjadi lebih bersemangat dalam memacu sepada bututnya. Pria tersebut memiliki wajah garang dan berkulit hitam,...

Rela Dijilat

Prang! Terdengar kegaduhan dari dapur. “Bangsat, ini siapa yang gak cuci piring setelah dipake?” Rupanya Jana, sang penjaga, kos murka. Ia melempar...

Si Karsen Anak Nakal

Setiap anak suka jalan-jalan. Seandainya ada yang tidak suka, mungkin karena trauma atau dia adalah Kersen. Kersen adalah nama orang, masyarakat menyebutnya...

Kutukan

Oleh : Yulia Adiningsih Tikus lewat begitu saja ketika ia baru saja membuka mata dari tidur semalam. Kau tahu, tikus itu begitu...

Bambang

Dari kecil, Bambang sudah berhasrat untuk jadi arsitek. Perasaan ini berasal dari ayahnya yang selalu bangga ketika sepulang kerja dari proyeknya. Sesekali...

Waria

I Orang-orang memanggil kami waria, meskipun kami tidak menyukai panggilan tersebut. Bagi kami, panggilan tersebut adalah bentuk kekurangajaran.  Panggilan tersebut menunjukan bahwa...